Ekonomi

[Ekonomi][bsummary]

Hiburan

[Hiburan][bigposts]

Hot

[Hot][twocolumns]

Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Gajah di Riau

Keterangan Pers Polres Inhu Riau
PERIKSA21.co.id – Kepolisian Resort Indra Giri Hulu (Inhu) Sektor Kalayang, Provinsi Riau, menangkap pelaku dugaan tindak pidana di bidang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya yaitu pembunuhan satu ekor gajah jantan.

Kapolres Indra Giri Hulu, AKBP Afrizal, mengungkapkan kejadian berawal saat Bhabinkamtibmas sedang melaksanakan tugasnya memperoleh informasi dari rekannya. 

Dimana lanjutnya masyarakat menemukan bangkai seekor gajah berjenis kelamin jantan di Areal Perkebunan Lingkungan Kedondong, Kelurahan Simpang, Kelayang Kabupaten Inhu, pada pertengahan April lalu. 

Kemudian petugas melaporkan kejadian tersebut kepada Kapolsek Kalayang AKP Parlindungan, Kemudian tim yang Kapolsek mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) melakukan olah TKP.

Setibanya di TKP petugas mendapati satu ekor gajah berkelamin jantan dalam keadaan sudah mati dengan posisi rebah ke sebelah kanan dan belalai putus. 

"Begitu juga pada bagian kepala ada bekas potongan atau seperti kena kampak atau parang namun pada bagian gading tersebut belum sempat diambil oleh pelaku namun sudah ada bekas potongan atau bekas kampak dari pangkal rahang kepala gajah tersebut." Ujarnya. 

Atas kejadian tersebut, petugas melakukan penyelidikan, kemudian petugas menemukan titik terang setelah mendapati informasi bahwa pelaku atas nama Anwar Sanusi alias Ucok. 

Pelaku pun berhasil diamankan setelah petugas mengetahui keberadaan pelaku di Simpang Pematang Ganjang Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatra Utara. Rabu, 01 Juli 2020.

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Anwar, petugas mendapatkan nama pelaku lain yakni Sukar. 

Pihak Kepolisian lalu melakukan penyelidikan keberadaan Sukar dan akhirnya tersangka berhasil diamankan di Pondok Kebun milik tersangka yang terletak di Desa Paku Satu Kecamatan Kelayang Kabupaten Inhu.

Dari pengembangan itu kemudian tersebut satu orang pelaku lainnya kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dan masih di lakukan pengejaran.

Atas perbuatannya tersangka Sukar bakal di jerat Pasal 40 Ayat (2) Jo Pasal 21 Ayat (2) huruf a dan b Undang – Undang RI Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya Jo Pasal 55 Ayat (1) ke -1 KUHPidana jo Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat RI Nomor 12 tahun 1951.

Kemudian Pasal 40 Ayat (2) Jo Pasal 21 Ayat (2) huruf a dan yaitu setiap orang dilarang untuk menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup

Sementara Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat RI Nomor 12 tahun 1951 berbunyi barang siapa tanpa hak menyimpan senjata api” dikarenakan barang bukti berupa senjata api didapat dari tersangka Sukar. 

Untuk tersangka Anwar, pasal disangkakan yakni pasal 40 ayat (2) Jo pasal 21 Ayat (2) huruf a, yaitu setiap orang dilarang untuk menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup

Pasal 40 Ayat (2) Jo pasal 21 Ayat (2) huruf a dan b Undang-Undang RI nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya jo pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.

Adapun barang bukti yang disita yaitu satu pucuk senjata api rakitan 29 butir amunisi aktif, 1 butir selongsong peluru,2  helai goni plastik kecil, 1 buah tas kecil, 1 batang batu asah berukuran kecil, 1 buah jerigen kecil. 

Selain itu 1 pasang gading gajah, 1 buah tengkorak kepala gajah, 1 butir proyektil amunisi. 1 bilah kapak dengan gagang warna cokelat muda, 1 bilah parang dengan gagang warna coklat tua, 1 buah senter merek Kawachi warna biru.(***)

Sosial Budaya

[Sosial Budaya][bsummary]

Politik

[Politik][bsummary]

Pengetahuan Umum

[Pengetahuan Umum][bsummary]

Pendidikan

[Pendidikan][bsummary]

Olahraga

[Olahraga][bsummary]

Narkoba

[Narkoba][bsummary]

Life Style

[Life style][bsummary]

Hukum

[Hukum][bsummary]

Kriminal

[Kriminal][bsummary]